Rabu, Juli 13, 2005

aku masih menjemur beberapa isi perutku waktu kau lewat dengan selembar senyum ranum. mestinya kau tau aku binatang yang gampang tergoda. apalagi hidupmu sendiri sedang gamang. lalu kau meniupkan beberapa asap kematian ke lehermu sendiri. aku menangis. cuma menangis. kau pun membenciku seumur hidupmu...